1775064462
Loading...

BUKU KARYA SAPTUARI SUGIHARTO: TWEET SADIZ BIKIN MRINGIS

Buku karya Saptuari Sugiharto yang berjudul Tweet Sadiz bikin Mringis ini menggambarkan bagaimana kekuatan social media menjadi sangat berarti di zaman sekarang. Dulu khususnya di Indonesia keberadaanya menjadi mayoritas jejaring pertemanan saja. Namun zaman sudah berkata lain. Facebook, Twitter, Blogger, Wordpress dan sosial media sekarang menjadi simbol pergerakan. 

Serius ya? Paragraf di atas keluar akibat nonton film #Linimassa1 dan cuplikan #Linimassa2 waktu gathering blogger kemarin :).

[DESIGN AND CREATIVITY] Tweet Sadiz Bikin Mringis, buku saptuari, Book Review:, Tweet Sadiz Bikin Mringis, saptuari Sugiarto, BUku Makelar Sedekah, Sedekah Rombongan, Berani JAdi Taubaters, Kembali Ke Titik Nol
 
TWEET YANG DIBUKUKAN

Setahu saya, Tweet sesorang yang telah dibukukan itu baru beberapa orang saja. Tweet Prie GS, Goenawan Mohammad dan yang baru-baru ini Tweetnya @Saptuari. Ini setahu saya lho, mungkin ada yang lain?...

Buku @Saptuari memberikan banyak inspirasi dalam membangun kerajaan bisnis, lebih tepatnya motivasi untuk para calon pengusaha muda. Bahasa yang digunakanya khas Orang Jogja yang renyah dan tanpa tendensi untuk menggurui. 


Perhaps, saya belum pernah ketemu langsung dengan orangnya yang senang disebut Mas Kingkong ini. Namun melihat pemberitaan media, dan menjadi follower dia, sekiranya saya cukup men-judge dia sebagai orang yang baik dan ramah ;)

Dalam pengantarnya @JamilAzzaini seorang blogger, motivator dan teman akarab Mas Kingkong. Kalau membaca buku ini, " selesai anda tertawa, tiba-tiba air mata haru membasahi pipi, bahkan bisa menagis tersedu-sedu. Buku yang ditulis dengan hati ini menjadikan kehidupan Anda kebih hidup" tuturnya.

Bacaan yang satu ini memang unik. Berbeda dengan buku khayalak. Lihat saja judulnya yang lucu tur menggemaskan "Tweet Sadiz Bikin Mringis" sejauh mata memandang, apalagi dilihat lebih dekat, kita akan diajaknya mringis juga. 


Memasuki kolom komentar, kita diperlihatkan follower mas @Saptuari ngetweet tentang dia. Berjajar dan kesana kemari bikin menngelitik untuk disimak. Apalagi template halaman buku yang berwarna krem terasa gaul dan tidak membosankan walaupaun ada bordernya. Apalagi isinya tambah asik kali ya?

Oh, ya disetiap pergantian  chapter/ Bab disitu juga dipamerkan desain kaos Jogist yang terkenal dengan kaos calon usahawan. Yang sebagian besar tulisanya mengandung motivasi entrepreneur. Jogist adalah salah satu pengembangan bisnisnya selain Kedai Digital. Yah, namanya juga pedagang mas @sapturi juga ikut berpromosi lewat bukunya. Sekali menulis, dagangan juga habis.
 
Di buku setebal 143 halaman ini akan tersedia 17 chapter yang ditulisnya menjadi Kultwit diantaranya Kompor Untuk Jadi Pengusaha (#50 Hal Unik Dunia Entrepreneur), Mau jadi pengusaha, Minta Restu Orangtua (#Izin Maksa Jadi Pengusaha),Putusin Urat Malu, Jangan banyak Alasan (#Putusin Urat Malu), #Kreatif..Kere Tapi Aktif!, #Cara Dapat modal Buat Bisnis. Dan masih banyak judul kultwit-kultwit yang ada dibuku ini. 

Di beberapa kultwit terakhir, pengarang buku yang suka dengan slogan "Jadi manusia Apa Adanya Sadja" ini menuliskan kegiatanya sebagai peladang amal di #Sedekahrombongan. Suatu gerakan dimana tolong-menolong adalah kewajiban manusia, dan tanpa tendensi dan aling-aling pemerintah dan parpol mereka sukarela menghimpun dana untuk manusia papa.

Saya pun menjadi trenyuh saat membaca bagian dari cerita Eyang Suryo. Seorang yang peduli terhadap anak yatim terlantar.

"Ada apa Le?, Kenapa kalian tidak belajar dan mengaji?'' tanya Eyang.
"Nyuwun ngapunten Eyang, beras yang kita miliki sudah habis. Yang tadi kita makan adalah beras terakhir. Besok pagi belum ada beras Eyang". Eyang suryo tersenyum.
"Wis, tenangno atimu. Gusti Allah nanti yang akan mencukupi, berdoalah". dan selang beberapa menit datang sesorang mengetuk dan membawa sekarung beras.

Cerita-cerita lain akan kamu temukan di Kultwit 15 Jurus Mengetuk Pintu Langit. Ada juga Inspirasi para donator mendapatkan keberkahan rejeki, dagangan yang naik omsetnya yang lebih setelah bersedekah. Mereka menjadi para filantropi seperti Bill Gates di ranah rejeki masing-masing. 

Inilah ide yang brilliant, dimana spiritual dan bisnis menjadi satu topangan. Menjadi satu hal yang saling mempengaruhi dan menjadi hal yang bisa melancarkan keberkahan. Karena saling menolong antar sesama. La Haulaa Walaa Quwata Illa Billah..
 
Siap memperoleh semangat entrepreneur? Ready mendapat inspirasi sedekah?... Kalau ya buku ini sangat cocok.
CREATIVE BOOK 1537990324674445476

Post a Comment

emo-but-icon

Home item
FREE NEWSLETTER

Berlangganan Artikel Via Email

DO WHIZ IT!