1775064462
Loading...

HARI GINI PILIH-PILIH OTAK KIRI ATAU KANAN?

Andai kita memiliki kecerdasan otak seperti Albert Einstein, kira-kira bagaimana ya rasanya?

Beberapa tahun belakangan saya banyak mendengar sekali gap antara pembela otak kiri dan otak kanan. Segala sesuatu dinilai sukses karena berasal dari satu bagian otak saja. Yaitu otak kanan. Bahkan tingkat kerennya suatu pekerjaan kita ikut-ikutan diatur dengan pilihan otak pula. Feeling funny? Padahal otak manusia keduanya saling berfungsi satu sama lain.



DESIGN AND CREATIVITY, Perbedaan Otak Kanan Kiri untuk bisnis dan kreatifitas
Image by Shutterstock
Sebagai desainer, dulu saya sangat sering membela otak kanan. Saya berpikir bahwa otak kanan adalah simbol kreativitas. Banyak orang yang sukses, karena otak kanannya. Ya, kala itu saya masih terpengaruh buzz di internet dan kurangnya referensi, jadi otak kiri saya terasa tersingkirkan.

Oiya, ada juga para penulis yang ngeklaim bukunya best seller, membuat buku tentang hebatnya otak kanan. Dalam seminarnya, beliau mengatakan kalau kamu bakalan sukses jika otak kananmu lebih dominan. Otak kanan is great katanya, terus otak satunya tak asik.
 

Otak Sistemik dan Otak Kreatif

Sebenarnya dari mana ya ada pembagian otak kiri dan otak kanan?
Setelah googling tentang otak ternyata saya memperoleh artikel yang menyebutkan begini:

Dimulai dari si Roger W Sperry mengadakan penelitian di tahun 1960. Bagian otak manusia terdiri dari otak besar, otak kecil dan otak tengah. Pada waktu itu Roger meneliti orang yang sedang sakit epilepsi, katanya dengan memotong sambungan otak kiri dan kanan (corpus collosum) akan mengurangi rasa sakit epilepsi itu.
 

Baca Juga: Semua Orang Itu Kreatif

Sayangnya dengan pemotongan tersebut ada efeknya. Otak kanan dan kiri tidak dapat bekerjasama kembali. Walhasil dari situ Roger W Sperry membagi fungsi otak.

Otak kiri adalah bahasa (verbal), kata-kata, logika, urutan dan analisa. Sedangkan otak kanan berfungsi dalam kreativitas, imajinasi, desain, intuisi, gambar, gagasan, musik dan fleksibilitas.



Perbedaan Otak Kanan Kiri untuk bisnis dan kreatifitas
Image by Shutterstock
Mungkin gara-gara penelitian ini banyak yang memihak salah satu otak yaitu kanan, sedangkan otak kiri tidak begitu keren. Padahal penelitian ini sudah sangat jadul.

Benarkah kalau orang yang kreatif hanya menggunakan otak kanan saja dalam bekerja? Jawabannya tentu tak sepenuhnya benar. Beberapa tahun saya jalani untuk menjadi seorang yang bekerja dengan kreativitas dan ide, suatu keharusan juga jika desainer itu menggunakan otak kirinya dalam bekerja. Tak bisa dipungkiri kedua orak saling berpengaruh.



Baca Juga: Desainer Grafis Sebagai Alat Marketing

Semisal kita bekerja sebagai inhouse designer. Fokus dari pekerjaan kita pasti tetap diatur oleh waktu dan sistem pekerjaan seperti di kantor. Tidak mungkin kita seenak jidat dalam bekerja. Boleh saja bekerja fleksibel seperti saya sekarang, namun pekerjaan klien harus sesuai tenggat waktu pengerjaan.

Untuk kita yang lebih menggunakan otak kiri dalam bekerja, juga perlu koordinasi otak kanan. Pekerjaan selayaknya sebuah mesin yang diatur dalam sebuah sistem, jika rusak ya harus diperbaiki secara prosedural. Jikalau sudah mentok tidak ada jalan keluar, solusinya kita membutuhkan kreativitas. Disini otak kananlah yang akan banyak membantu.

Contoh lagi ya?
Ketika ada project mendesain sebuah logo, saya akan menggunakan otak kiri saya untuk membuat daftar brief yang sesuai keinginan klien. Data itu kemudian diolah dengan riset digital. Otak kiri saja juga membantu dalam menentukan jadwal pengerjaan sebuah project.


Baca Juga: Hal Wajib Diperhatikan Dalam Pembuatan Logo

Tahap selanjutanya adalah mulai pencarian ide. Saya menggunakan benar-benar otak kanan dalam berimajinasi, berpikir liar, penuh warna dan emosional. Sampailah ke tahap eksekusi dan jadilah sebuah desain. Sepertinya selama ini kerjaan saya memang mengkombinasikan keduanya.

Kalau dalam tataran bisnis yang lebih besar tentunya akan terasa kegunaan otak kanan dan otak kiri. Hal ini memungkinkan untuk selalu berkolaborasi antar sumber daya manusia yang berotak kanan maupun kiri antar dalam menggapai tujuan. Jika kesemuanya berfungsi dengan baik, otak kiri membuat bisnis berjalan sesuai sistem dan otak kanan membuat bisnis menjadi lebih inovatif.

So, setelah membaca postingan ini, kiranya otak kiri maupun otak kanan semuanya keren kan? Masih pilih otak sebelah? Haha...

THINK 3691027322664026446

Post a Comment

  1. wah bener banget mas haha otak mana aja keren dah apalgi dipakai buat terus berfikir dan berdzikir pasti bakal amazing....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah...kalu dzikir ituh setuju banget banyak dan berkah nantinya

      Delete
  2. Maksimalkan semuanya... syukuri apa adanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. yes...keren mari kita gunakan keduanya

      Delete
    2. Saya itu kidal, tapi kalau makan tetep pakai tangan kanan. Yang penting dibiasakan saja... otomatis otak kanan dan kiri akan belajar terbiasa...

      Delete
  3. Dua tahun yang lalu aku posting tentang hal ini. Ternyata saat ini masih happening ya kontroversi tentang pemujaan otak kanan.. Kasihan pengguna dominan otak kiri pasti tersinggung banget karena merasa dibully. We live in a bullying country sih emang, kayak postinganku terbaru. Hihihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah ternyata banyak juga yg posting yak ...harus terus jalan walau tetep ada bully2

      Delete
  4. emang terkadang lucu sendiri melihat masih banyaknya orang yg memperdebatkan soal otak kanan maupun otak kiri..

    semoga banyak yang baca postingan mas whizi ini, biar mereka yang masih bingung itu terbantu hehe :D

    ReplyDelete
  5. Iyalah sama2 penting apalagi aku ya, penulis yang ibu rumah tangga. Butuh otak kiri untuk ngitung duit, menentukan tarif, menyususn schedule, otak kanan untuk berimajinasi bikin tulisan

    ReplyDelete
  6. kalau bisa bro ente harus menguasai keduanya biar bisa menjadi avatar hahai :D

    ReplyDelete
  7. Mau kanan atau kiri yang jelas eksekusi otak, kalau ga pakai lha itu yang berabe hahahaha

    ReplyDelete
  8. Berarti dalam mendesain logo (yang saya pikir banyak pake kanan saja) ternyata bagusnya kolaborasi dan kombinasi keduanya, ya, Mas. :)

    OOT: Akhirnya bisa komen di sini setelah nggak pakek Disqus lagi. Males saya kalo harus kebanyakan login akun di kompi (umum/kantor).

    ReplyDelete
  9. otak saya ada di kepala semua. kalau bisa dipakai ya dimaksimalkan saja yang kiri sama yang kanan. Kalau kecapekan otaknya trus otaknya ngambek yang repot saya.

    ReplyDelete
  10. Aku dulu jagoan otak kiri,
    Kebanyakan seminar
    Trus berusaha mengasah otak kanan
    tapi sialnya otak kanan blum jago jago juga,
    tapi rasanya otak kiri ngambek hag hag hag hag...

    ReplyDelete
  11. Wah ini jarang di update ya blognya mas??

    ReplyDelete
  12. Mau otak kiri / kanan sama aja mas, yang penting gimana kita bisa memadukan kedua belah otak tersebut untuk meghasilkan sesuatu hal yang positif :)

    ReplyDelete
  13. Yang bilang otak kiri nggak asik itu pas ngomong di seminar kan juga pake otak kiri, nulis bukunya pake otak kiri hehe.... Itu mah akal-akalan industri aja, Mas, cari topik sensasional, supaya orang penasaran trus karyanya laku. Jelas lah kita butuh dua2nya :D

    ReplyDelete
  14. bener banget otak kanan dan otak kiri itu sangat diperlukan ko kedua duanya

    ReplyDelete
  15. Mantap kang artikelnya tentang otak kanan. Sangat menambah informasi lagi buat saya ini. Informasi tentang otak kanan saya jadi bertambah. hehehe. Tapi Kang saya ingin tanya bagaimana cara untuk melatih otak kanan?

    ReplyDelete
  16. bener bangat nihhh, saya sangat setuju dengan ulasan ini

    ReplyDelete

emo-but-icon

Home item

DO WHIZ IT!