1775064462
Loading...

NGOPYOK IDE KREATIF - LIBERTA DE HORE HORE

Satu hal yang dipikirkan seorang ahli SEO saat membaca judul posting ini :
" Judulnya tidak spesifik untuk deteksi SEO di Google " ...
Ya benar sekali, memang saya menulisnya karena buntunya ide. Dan ini hanya Lanturan...


ide kreatif

NGOPYOK IDE
Seseorang yang gemar sekali mencari ide dengan berselancar di dunia maya, kadang tidak mendapatkan relefansi ide. Internet menjadi milliaran pemberi ide yang gratis. Namun siapa sangka dari sekian itu malah menjadikan otak kita stuck, karena saking banyaknya informasi yang didapat. 

Otak saya begitu sulit mencerna ide-ide kreatif. Jadi saya selalu menyalahkan pikiran, dan ini sangat salah. Mulailah saat ini mulai berbenah dengan menyederhanakan. Memproporsikan ide, kemudian mengeksekusinya sedikit demi sedikit.

Nah..untuk membuat keputusan eksekusi ini yang menjadikan dilema. Kepala serasa beputar-putar dengan pertanyaan, bagaimana dengan hasilnya nanti?. Diterima khyalak apa tidak?. Ternyata caranya hanya satu. "Laksanakan Saja".

Masihkan buntu dengan ide-ide?
Jawabanya juga ternyata mudah. Kembalilah ke alam. Matikan gadget, putuskan hubungan dengan internet. Gabunglah dengan komunitas, ngObrol dengan teman, Pergilah berpetualang walau hanya di sekitar lingkungan. Bisa saja ide-ide akan ditemukan.

Alam merespon tubuh kita dengan mengalirkan hembusan udara segar, sehingga menstimulan otak untuk selalu jernih berpikir. Itulah mengapa ide-ide brilliant orang terdahulu sangat segar. Ya..karena mereka menanamkan diri dengan alam.

LIBERTA DE HORE HORE
September ini ide-ide liar (kebablasan) terjadi. Dari Film Innocent of Muslims sampai terjadinya Penyegelan restoran siap saji di Semarang oleh massa FPI. 

Bagi saya yang murni tidak mengikuti alur kegiatan mereka. Jika saja ide-ide tersebut tidak mengarah ke arah SARA dan ketenangan masyarakat, ide-ide itu sangatlah brilliant dengan asumsi masing-masing.

Mungkin saja seorang Sutradara (ecek-ecek) Basseley Nakoula, merenung:
" Ketika saya habis menertawakan agama sendiri, mengapa juga kita tidak menertawakan agama lain ".

Begitu juga massa FPI Semarang berpikir: " Mereka telah menertawakan agama saya, dan ini wajib bagi saya untuk menghabisi mereka. Yah minimal restoranya "...

Akhirnya saya ngelantur lagi di Facebook:
" Penginya tadi mau beli jajanan di Mek Di, karena ada FPI akhirnya saya kembali ke ANgkringan dan beli pohong (ketela) keju lagi ".....

SUdah ah..lanturan saya ini makin kemana-mana , ndak ada jluntrungnya.
Selamat mendapatkan ide baru. Jangan lupa Ide ada di alam. Jangan diperbudak teknologi. Mereka hanya alat untuk menyampaikan ide. 

Cheers...
THINK 6617985959796905503

Post a Comment

emo-but-icon

Home item
FREE NEWSLETTER

Berlangganan Artikel Via Email

DO WHIZ IT!